Semua Artikel

IKET LIPET JENIS PENUTUP KEPALA KHAS CIREBON

IKET LIPET JENIS PENUTUP KEPALA KHAS CIREBON

  Maret 23,2017   gianto   Dibaca 520 kali
Konon penutup kepala iket lipet sudah ada sebelum ada kerajaan Islam, tepatnya sudah ada sejak jaman Sunan Gunungjati pensyiar Agama Islam awal untuk wilayah Cirebon. Iket lipet yang jika dibahasa Indonesiakan menjadi ikat lipat ini hasil munajat (cipta) Sunan Gunungjati dengan menggunakan pakaian khas Jawa yang dibentuk model sorban. Pada masa itu Sunan Gunungjati menciptakan iket lipet untuk digunakan bagi mereka yang belum berhaji. Dan Sunan Gunungjati menciptakan model penutup kepala ini dalam rangka mensyiarkan Agama Islam. Namun demikian walau Sunan Gunungjati yang menciptakan tetapi iket lipet tersebar luas karena Sunan Kalijaga. Dengan kata lain Sunan Kalijagalah yang…
KETERKAITAN MUSIK DALAM GARAPAN TEATER

KETERKAITAN MUSIK DALAM GARAPAN TEATER

  Maret 22,2017   gianto   Dibaca 177 kali
              Untuk mencapai suatu imbasan komunikatif antara seniman dengan masyarakat pemiliknya, mutlak dibutuhkan kadar pemahaman yang cukup memadai. Seniman sebagai penggarap sebuah karya seni diharapkan mampu mengentalkan eksistensinya sekaligus harus mampu pula menempatkan posisinya sebagai indikator di antara masyarakat pemiliknya tadi.         Di satu pihak apresiator dituntut pula mengekalkan rasa empatinya, sehingga muncul penikmatan secara makro dapat melahirkan suatu kesan dari apa yang telah dilihatnya.          Perkembangan dunia seni di Indonesia, kiranya telah mampu memberikan angin segar bagi kita semua. Begitu produktifnya keterlibatan…
“ UPACARA NADRAN “ Manifestasi Budaya Arkais yang Tegar dalam Kesetiaan Komunitasnya

“ UPACARA NADRAN “ Manifestasi Budaya Arkais yang Tegar dalam Kesetiaan Komunitasnya

  Maret 22,2017   gianto   Dibaca 189 kali
   Masyarakat nelayan di beberapa titik pantai utara Cirebon bukanlah pecundang-pecundang yang mudah menyerah dalam menghadapi pengaruh budaya global, hal ini nampak dari upaya mereka dalam menjaga/memelihara serta melestarikan warisan budaya leluhurnya demikian kokoh meski secara parsial unsur penyangganya berubah-rubah dari waktu ke waktu. Upacara Nadran yang diwariskan kepada mereka telah banyak memberikan suatu pembelajaran tentang bagaimana memaknai dinamika kehidupan yang demikian dilematisnya ; nilai kebersamaan, keja keras, pantang menyerah, kasih sayang, kedamaian. Dan bagi mereka sifat defensif (bertahan) merupakan jurus pamungkas dalam mengantisipasi cengkraman budaya global tadi yang telah melahirkan suatu pergeseran nilai yang sulit…
PESONA SENI TOPENG : ADAT ISTIADAT DAN PERKEMBANGAN

PESONA SENI TOPENG : ADAT ISTIADAT DAN PERKEMBANGAN

  Maret 22,2017   gianto   Dibaca 364 kali
                Dalam buletin berjudul ‘’Pesta Topeng Cirebon’’ Wangi Indra salah seorang penari topeng yang cukup yang dikenal di Cirebon dan Indramayu mengatakan bahwa, jika mendengar atau membaca sebuah kata ‘’topeng’’ kita akan langsung menembak artinya yaitu ‘’kedok’’ karena pengertian yang sering didengar kata bertopeng adalah diartikan memakai kedok. Namun di daerah cirebon pengertian topeng tidak demikian akan tetapi kata topeng itu adalah sebuah kata singkatan atau kependekan dari kata ‘’ketop-ketop gopeng’’ (bahasa jawa Cirebon) yaitu sebuah sebutan untuk menyebut suatu hiasan yang dipasang nempel pada bagian depan sorban (penutup kepala). Pengertian topeng in i…
SULUK CERBON

SULUK CERBON

  Maret 20,2017   gianto   Dibaca 322 kali budaya kesenian cirebon sejarah
Pengertian Suluk      Dalam buku “Sejarah Seni Budaya Jawa Barat I”, terbitan Proyek Pengembangan Media  Kebudayaan, Jakarta, Departemen Pedidikan dan Kebudayaan RI, JAKARTA 1977, dikatakan bahwa suluk adalah buku atau kitab yang menguraikan tentang tasawuf, yang di dalamnya diterangkan bagaimana cara manusia dapat bersatu dengan Tuhannya. Faham ini pada awalnya muncul di daerah Persia. Setelah melalui proses bertahun-tahun akhirnya pengaruh faham ini masuk juga ke Indonesia, khususnya melalui seni sastra. Berdasarkan penelitian para ahli, suluk merupakan jenis kesusastraan periode Islam tertua di Indonesia.  Jenis-jenis Suluk      Dalam perkembangannya suluk…
CERITA TOKOH HAJI BANYAMIN SEBAGAI PENSI’AR ISLAM DAN PENENTANG KEKUASAAN BELANDA DAN HUBUNGANNYA DE

CERITA TOKOH HAJI BANYAMIN SEBAGAI PENSI’AR ISLAM DAN PENENTANG KEKUASAAN BELANDA DAN HUBUNGANNYA DE

  Maret 18,2017   gianto   Dibaca 278 kali wisata budaya cirebon sejarah khas kepurbakalaan artikel
Tersebutlah seorang tokoh dalam masyarakat Cirebon bernama Haji Banyamin. SeIain kharismatik karena memiliki panca indera keenam, ia juga dikenal sebagai seorang pensi&singlequote;ar agama Islam dan seorang yang melakukan perjuangan melawan Belanda. Ketika hidup, ia tinggal di kampung Tugu Dalam. Dan di tempat itu ia melakukan syiar Islam sekaligus melakukan perlawanan terhadap Van Deer Flash, pimpinan Belanda saat itu. Menurut cerita, Haji Banyamin berasal dari Kampung Bendakerep yang letaknya hanya beberapa kilometer saja dari Kampung Tugu Dalam. Karena berasal dari Kampung Bendakerep ini maka…
” BUAYA PERUPA YANG MENGEJUTKAN “ ( Sebuah Catatan Kecil Tentang Perupa “ Dana Kartiman “ )

” BUAYA PERUPA YANG MENGEJUTKAN “ ( Sebuah Catatan Kecil Tentang Perupa “ Dana Kartiman “ )

  September 01,2016   gianto   Dibaca 244 kali artikel
“ Gambar merupakan bahasa yang universal dan telah berkembang sebelum ditemukannya bahasa tulisan. Sejak zaman prasejarah manusia primitif telah mengenal gambar sebagai bahasa rupa. Hal ini dibuktikan dengan banyak ditemukannya gambar dan lukisan di goa-goa tempat tinggal manusia saat itu “ ( Very Apriyatno, S.Sn, Cara Mudah Menggambar Dengan Pensil, Hal.41, Tahun2004, Kawanan Pustaka ) Dari gambar-gambar tersebut terdapat beberapa kesamaan tema dan objek gambar. Pada umumnya, tema yang diangkat adalah seputar kehidupan manusia sehari-hari pada zaman itu, seperti berburu binatang, benda-benda langit, dan ritual keagamaan yang berkembang saat itu (animisme dan dinamisme).  …