Artikel

LUKIS KACA CIREBON

    Dibaca 58 kali budaya

LUKIS KACA CIREBON

Seni Lukis Kaca di daerah Cirebon dimulai pada ± abad ke- 18, yaitu tatkala Sultan Cirebon membuat lambang kebesaran Keraton Cirebon. Lambang itu berbentuk Harimau atau Macan yang bertuliskan huruf arab (kaligrafi) di atas selembar kaca bening.

Pada awalnya seni lukis kaca diluar keraton Cirebon terdapat pada bentuk sandaran kursi, kaca jendela / pintu. Kemudian berkembang pada objek lukisan yang bernafaskan Islam, seperti : gambar ka’bah, masjid, buroq (lukisan berbingkai atau figura)

Bentuknya masih sederhana, mulai abad 20 seni lukis kaca mulai berkembang dengan teknis pengerjaan yang lebih baik. Sasaran yang menjadi objek lukisan diantaranya :

  • Wayang
  • Kaligrafi
  • Syahadat
  • Ayat Kursi
  • Orang sholat

PERALATAN

  • Kaca Bening : Sebagai media lukisan
  • Cat Kayu : Sebagai Pewarna
  • Kuas : Alat Pengecat
  • Kertas : Sketsa
  • Triplek : Pelapis
  • Bingkai Kayu : Penghias tepi
  • Ballpoint : Membuat Sketsa
  • Penggaris : Membuat garis

PROSES PEMBUATAN

1.      Persiapan

:

a.      Menyiapkan sketsa

b.      Menyiapkan kaca

c.       Menyiapkan tinta hitam

2.      Inti

:

a.      Meletakkan sketsa gambar di atas meja

b.      Meletakkan kaca di atas sketsa

c.       Membuat pola gambar dengan tinta hitam

d.      Pengecatan gambar

e.      Penyaringan

3.      Penutup

:

a.      Pemasangan Bingkai

b.      Pemasangan Lapisan Triplek