Kategori -Artikel

Potensi Wisata Budaya Kota Cirebon dan Permasalahannya

Potensi Wisata Budaya Kota Cirebon dan Permasalahannya

  March 31,2017   gianto   Dibaca 163 kali
Oleh: Drs H Adin Imaduddin NurBanyak pakar atau peneliti pariwisata beranggapan, bahwa lama kunjungan wisatawan dapat diperpanjang dengan menambahkan daya tarik wisata yang berbasis kebudayaan. Dalam kegiatan wisata budaya, wisatawan dapat menikmati, menemukan, mengalami, mempelajari keunikan dan berpartisipasi dalam peristiwa budaya atau cara hidup masyarakat pendukung kebudayaan tertentu. Daerah-daerah di Indonesia memiliki potensi kebudayaan yang dapat dijadikan daya tarik wisata secara melimpah. Secara geografis, potensi itu tersebar mulai dari Sabang sampai Merauke. Secara historis, meliputi kurun waktu yang sangat panjang, mulai dari masa prasejarah, masa klasik (Hindu-Buddha), masa Islam, masa kolonial hingga sekarang, termasuk tinggalan yang bersifat tradisional…
Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

  March 29,2017   gianto   Dibaca 67 kali budaya cirebon sejarah artikel
             Membicarakan tentang Cirebon tidak bisa dilepaskan dari Kerajaan Cirebon yang dibangun sebagai sebuah negara dengan sejarah panjang dalam proses pembentukannya hingga melahirkan sebuah identitas komunal yang secara formal bersifat inklusif. Beragam warisan budaya yang mengandung nilai-nilai spiritual luhur dilahirkan mengiringi pemikiran dasar tentang Cirebon oleh pendiri kerajaan. Oleh karena itu memahami Cirebon tidak cukup hanya sekedar membaca cerita sejarah secara tekstual atau membaca potensi ekonomi yang didasarkan hanya sekedar pada inventarisasi angka-angka atau statistika belaka. Lebih dari itu pemahaman terhadap Cirebon meliputi segenap aspek yang begitu luas yang di dalamnya terkandung konsepsi tentang nilai-nilai spiritual bagi kemasyarakatan,…
PETILASAN PANGERAN ATAS ANGIN

PETILASAN PANGERAN ATAS ANGIN

  March 28,2017   gianto   Dibaca 182 kali wisata cirebon sejarah artikel
  Petilasan ini sesungguhnya tempat pesinggahan  sementara Pangeran Atas Angin. Yakni pesinggahan saat setelah ia kalah tanding dengan Mbah Kuwu. Kuburan sebenarnya tidak ada karena kuburannya di desa Megu dibangun masjid. Dan karena menjadi tempat pesinggahan saat setelah kalah tanding ini, ada yang menjuluki tempat ini sebagai petapakan, yaitu Petapakan Pangeran Atas Angin.  Diceritakan Pangeran Atas Angin perang tanding dengan Mbah Kuwu. Dalam perang itu Pangeran Atas Angin terdesak. Di saat yang kritis ini ia kemudian berlari menuju ke Kepompongan.  Maksudnya menuju tempat itu tidak lain untuk menceburkan diri ke selokan dengan maksud untuk mendapatkan kejayaan.…
Menginformasikan Kota Cirebon Melalui Budaya

Menginformasikan Kota Cirebon Melalui Budaya

  March 27,2017   gianto   Dibaca 60 kali budaya
               Perkembangan informasi yang begitu pesat pada masyarakat dewasa ini  mendorong tingginya komunikasi melalui beragam media. Kebutuhan informasi yang semula di dapat melalui media arus utama seperti surat kabar, majalah dan radio dalam perkembangannya menemukan bentuk baru dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media sosial. Namun demikian sebuah informasi tidak serta merta memiliki derajat kepentingan yang sama, apalagi jika pesan  yang dikirimkan dalam komunikasi tersebut hanya sebatas percakapan ringan antar personal. Harus ada pesan  kuat yang dapat ditransformasikan agar informasi yang dikomunikasikan memiliki derajat kepentingan yang tinggi dan dapat memberikan dampak efektif seperti yang diharapkan.            …
UPAYA PEMAHAMAN DAN PELESTARIAN KAWASAN PUSAKA

UPAYA PEMAHAMAN DAN PELESTARIAN KAWASAN PUSAKA

  August 14,2016   Super Admin   Dibaca 322 kali wisata cirebon artikel
Jika sebuah wilayah sudah dicanangkan sebagai wilayah “Kawasan Pusaka“, maka secara otomatis wilayah tersebut menjadi sebuah wilayah tujuan berbagai perspektif disiplin ilmu, pemahaman ruang dimensi budaya, sikap yang komplek, tanggung jawab tentang kearifan lokal secara kolektif, dan bersikap interpretasi universal. Dalam hal yang demikian patut kiranya kita sedikit memiliki kadar pemahaman tentang eksistensi kawasan pusaka yang dimaksud, paling tidak kita berupaya untuk merencanakan untuk menggapungkan prinsip dasar yang nantinya bermuara terhadap program pelestarian kawasan pusaka itu sendiri. Karena pada dasarnya pelaksanaan program pelestarian kawasan pusaka tidak bisa ditangani oleh seseorang secara individu atau…