Tag -sejarah

Melacak Jejak Gamelan Sekaten Cirebon

Melacak Jejak Gamelan Sekaten Cirebon

  Maret 30,2017   gianto   Dibaca 444 kali wisata kesenian sejarah
          Gamelan sekaten merupakan satu perangkat ansambel khusus yang semua instrumennya di bunyikan dengan cara dipukul. Jenis gamelan penyajiannya tidak sembarangan ditabuh dan hanya dapat dijumpai dilingkungan Keraton saja. Di Pulau Jawa terdapat empat Keraton yang hingga kini masih terus melakukan tradisi menabuh gamelan sekaten seperti Kesultanan Yogyakarta, Kasultanan Surakarta, Kasultanan Kasepuhan dan Kanoman Cirebon. Secara historis tradisi menabuh sekaten ini terlebih dahulu memiliki hubungan erat pula dengan masa awal penyebaran agama Islam oleh para Wali pada jaman Kerajaan Demak Bintoro dan Cirebon sekitar abad 15 M.         Tata…
MENGENAL  UPACARA TRADISIONAL “MAULUD NABI MUHAMMAD SAW DAN UPACARA PANJANG JIMAT”

MENGENAL UPACARA TRADISIONAL “MAULUD NABI MUHAMMAD SAW DAN UPACARA PANJANG JIMAT”

  Maret 30,2017   gianto   Dibaca 308 kali budaya sejarah
            Maulud asal kata dari bahasa Arab yaitu Maulid yang artinya kelahiran seorang bayi yang bernama Muhammad, yang dilahirkan pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal tahun Wawu, perhitungan almanac Arab ‘Iyah, tahun Masehi 571, dengan topik Solikh yang diasuh oleh kakeknya yang bernama Abdul Mutalib. Peringatan Maulid Nabi ini dilaksanakan setelah beliau wafat, dengan demikian perayaan Maulud Nabi ini dikhususkan untuk memperingati Nabi Muhammad SAW, jadi bukan semata-mata untuk umum. Upacara Maulud Nabi dilakukan di Cirebon sejak abad XV saat pemerintah Susuhunan Sunan Gunung Jati, tepatnya pada tahun 1479 M. Yang dilaksanakan…
Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

  Maret 29,2017   gianto   Dibaca 337 kali budaya cirebon sejarah artikel
             Membicarakan tentang Cirebon tidak bisa dilepaskan dari Kerajaan Cirebon yang dibangun sebagai sebuah negara dengan sejarah panjang dalam proses pembentukannya hingga melahirkan sebuah identitas komunal yang secara formal bersifat inklusif. Beragam warisan budaya yang mengandung nilai-nilai spiritual luhur dilahirkan mengiringi pemikiran dasar tentang Cirebon oleh pendiri kerajaan. Oleh karena itu memahami Cirebon tidak cukup hanya sekedar membaca cerita sejarah secara tekstual atau membaca potensi ekonomi yang didasarkan hanya sekedar pada inventarisasi angka-angka atau statistika belaka. Lebih dari itu pemahaman terhadap Cirebon meliputi segenap aspek yang begitu luas yang di dalamnya terkandung konsepsi tentang nilai-nilai spiritual bagi kemasyarakatan,…
KLENTENG PEMANCAR KESELAMATAN  (KLENTENG WINAON)

KLENTENG PEMANCAR KESELAMATAN (KLENTENG WINAON)

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 284 kali wisata budaya cirebon sejarah
            Klenteng ini terdapat di Jalan Winaon, Keluarahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk. Karena terdapat di jalan itu, klenteng dikenal juga sebagai Klenteng Winaon, berlokasi -6 0 43’ 10.15’’ LS / 108 0 33’ 56.82’’ BT, Jalan Winaon Luas Bangunan dan Luas Lahan masing – masing ± 775 M2 dan ± 800 M2 .            Pada masa lalu, daerah sekitar klenteng ini merupakan kawasan pemukiman penduduk keturunan Tionghoa atau biasa disebut Pecinan. Menurut salah seorang pengurusnya, pada awalnya Klenteng Pemancar Keselamatan berdiri di Jalan Persewaan (sekarang Jl. Kantor). Karena letaknya hanya sekitar 100 M…
PETILASAN SUNAN KALIJAGA CIREBON

PETILASAN SUNAN KALIJAGA CIREBON

  Maret 27,2017   gianto   Dibaca 328 kali wisata cirebon sejarah
         Bangunan Petilasan Kalijaga yang oleh penduduk setempat disebut Pesarean (tempat peristirahatan) berdiri diatas areal   ± 20.000 M2. Bangunan ini berbentuk huruf L dan terdiri atas terbagi 3 ruangan. Ruangan Pertama merupakan tempat bagi para peziarah (Pintu Bacem). Ruang Kedua merupakan tempat beberapa makam kuno, dan Ruang Ketiga merupakan bekas tempat tidur Sunan Kalijaga yang ditutup dengan kelambu. Pada sebelah barat bangunan terdapat makam pengikut dan kerabat Sunan Kalijaga. Situs ini ditutup oleh Kuta Kosod (susunan bata merah) setinggi ± 120 cm dan tebal ± 90 cm. Menurut cerita rakyat, pesarean ini dibangun oleh cicit Sunan…
FENOMENA WISATA ZIARAH

FENOMENA WISATA ZIARAH

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 256 kali wisata cirebon sejarah
               Wisata Ziarah ke tempat – tempat yang dianggap suci memiliki tujuan memaknai diri didalam mengasah dimensi spiritualitas. Hal tersebut dilakukan melalui penghayatan terhadap nilai historis – teologis yang tergambar dalam artifak dan peninggalan sejarah yang mampu “berbicara” menyentuh kedalam dimensi spiritual pengunjungnya. Wisata ziarah juga memfasiltasi seseorang untuk merasakan sesuatu yang baru, berbeda dan bermakna serta menambah “kekuatan” dari tiap – tiap tempat yang dikunjunginya.             Pada mulanya ziarah hanyalah sekedar mengunjungi tempat – tempat suci untuk berdo’a dan menjalani ritual lainnya. Namun lambat laun ketika orang mulai berduyun – duyun disetiap kesempatan (…
PETILASAN PANGERAN ATAS ANGIN

PETILASAN PANGERAN ATAS ANGIN

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 1058 kali wisata cirebon sejarah artikel
  Petilasan ini sesungguhnya tempat pesinggahan  sementara Pangeran Atas Angin. Yakni pesinggahan saat setelah ia kalah tanding dengan Mbah Kuwu. Kuburan sebenarnya tidak ada karena kuburannya di desa Megu dibangun masjid. Dan karena menjadi tempat pesinggahan saat setelah kalah tanding ini, ada yang menjuluki tempat ini sebagai petapakan, yaitu Petapakan Pangeran Atas Angin.  Diceritakan Pangeran Atas Angin perang tanding dengan Mbah Kuwu. Dalam perang itu Pangeran Atas Angin terdesak. Di saat yang kritis ini ia kemudian berlari menuju ke Kepompongan.  Maksudnya menuju tempat itu tidak lain untuk menceburkan diri ke selokan dengan maksud untuk mendapatkan kejayaan.…
PARIKAN CERBON

PARIKAN CERBON

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 1760 kali budaya cirebon sejarah artikel
  Parikan tergolong ke dalam kesuastraan lisan yang dalam bahasa Cerbon disebut juga kasusastraan para. Oleh kalangan tertentu, parikan disebut juga Pantun Jawa karena paugeran atau patokan-patokan yang mengikatnya sama dengan pantun dalam bahasa Melayu ataupun dalam kesusatraan Indonesia. Parikan Cerbon adalah parikan yang menggunakan bahasa Cerbon dan digunakan oleh suku Cerbon atau masyarakat yang berada di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Adapun paugeran-paugeran yang mengikat parikan adalah: Parikan Satu Bait dua Baris, maka setiap barisnya terdiri dari dua gatra (anak kalimat) Parikan Satu Bait Empat Baris, maka setiap barisnya hanya mempunyai…
WANGSALAN CERBONAN

WANGSALAN CERBONAN

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 745 kali budaya cirebon sejarah
 PENGERTIAN WANGSALAN Wangsalan adalah jenis sastra yang tidak ada dalam tatanan sastra Melayu ataupun rumpun kesusastraan Indonesia. Jenis sastra ini hanya terdapat dan tersebar di daerah-daerah sepanjang pulau Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Pengguna atau animo masyarakat terhadap jenis sastra ini kini sudah semakin langka, sehingga untuk menghindari kepunahannya dan melestarikannya dibutuhkan campur tangan pemerintah dengan melibatkan dan memberdayakan seniman lokal, peneliti dan pakar-pakar di bidang sastra. Dalam bahasa Sunda wangsalan disebut wawangsalan. Sedangkan dalam bahasa Cerbon dan bahasa Jawa disebut wangsalan. Wangsalan dapat diartikan sebagai ungkapan teka-teki bersanjak, yang persanjakannya (guru swaranya) dapat diketahui setelah…
PENGGURON THAREKAT AGAMA ISLAM PEGAJAHAN CIREBON

PENGGURON THAREKAT AGAMA ISLAM PEGAJAHAN CIREBON

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 502 kali wisata cirebon sejarah artikel
  Pengguron Tharekat Agama Islam Pegajahan Cirebon terletak di Jalan Jagasatru Nomor 39, Kampung Pegajahan Utara, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Lembaga pendidikan ini berdiri di atas tanah seluas 980 meter persegi dan terdaftar pada Departemen Agama Republik Indonesia dengan Nomor 02/PAKEM/1977. Sementara itu pengajian sebagai kegiatan yang sangat penting dalam pendidikan ini mendapat ijin sejak tahun 2000. Dan Pengguron Tharekat Agama Islam Pegajahan di Cirebon sudah ada sejak 600 tahun yang lalu, tepatnya sejak tahun 1389 M. Pengguron Tharekat Agama Islam Pegajahan Cirebon dipimpin oleh Rama Guru. Dan untuk menduduki jabatan pucuk pimpinan Pengguron …