Tag -budaya

Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

  Maret 29,2017   gianto   Dibaca 267 kali budaya cirebon sejarah artikel
             Membicarakan tentang Cirebon tidak bisa dilepaskan dari Kerajaan Cirebon yang dibangun sebagai sebuah negara dengan sejarah panjang dalam proses pembentukannya hingga melahirkan sebuah identitas komunal yang secara formal bersifat inklusif. Beragam warisan budaya yang mengandung nilai-nilai spiritual luhur dilahirkan mengiringi pemikiran dasar tentang Cirebon oleh pendiri kerajaan. Oleh karena itu memahami Cirebon tidak cukup hanya sekedar membaca cerita sejarah secara tekstual atau membaca potensi ekonomi yang didasarkan hanya sekedar pada inventarisasi angka-angka atau statistika belaka. Lebih dari itu pemahaman terhadap Cirebon meliputi segenap aspek yang begitu luas yang di dalamnya terkandung konsepsi tentang nilai-nilai spiritual bagi kemasyarakatan,…
KLENTENG PEMANCAR KESELAMATAN  (KLENTENG WINAON)

KLENTENG PEMANCAR KESELAMATAN (KLENTENG WINAON)

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 215 kali wisata budaya cirebon sejarah
            Klenteng ini terdapat di Jalan Winaon, Keluarahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk. Karena terdapat di jalan itu, klenteng dikenal juga sebagai Klenteng Winaon, berlokasi -6 0 43’ 10.15’’ LS / 108 0 33’ 56.82’’ BT, Jalan Winaon Luas Bangunan dan Luas Lahan masing – masing ± 775 M2 dan ± 800 M2 .            Pada masa lalu, daerah sekitar klenteng ini merupakan kawasan pemukiman penduduk keturunan Tionghoa atau biasa disebut Pecinan. Menurut salah seorang pengurusnya, pada awalnya Klenteng Pemancar Keselamatan berdiri di Jalan Persewaan (sekarang Jl. Kantor). Karena letaknya hanya sekitar 100 M…
VIHARA DEWI WELAS ASIH  (KLENTENG TIAU KAK SIE)

VIHARA DEWI WELAS ASIH (KLENTENG TIAU KAK SIE)

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 230 kali wisata budaya cirebon kepurbakalaan
            Berdasarkan prasasti yang terdapat di ruang depan bangunan utama, klenteng telah mengalami beberapa kali perbaikan tanpa merubah bentuk aslinya, antara lain tahun 1791, 1829, dan 1889. Menurut prasasti tahun 1889, terjadi keganjilan ketika pemugaran yang ketiga kali. Pada masa itu Mayor Tan Tjie She, tokoh Tionghoa dan sekaligus kapitan yang memerintah di Cirebon, melarang klenteng dijadikan tempat judi. Klenteng akhirnya roboh dan rusak, tetapi ada empat tiang yang luput dari kerusakan. Setelah diperbaiki, halilintar menyambar klenteng namun hanya empat tiang itu saja yang mengalami kerusakan. Pemugaran selanjutnya dilaksanakan pengurus klenteng.             Semula nama Klenteng Dewi…
PARIKAN CERBON

PARIKAN CERBON

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 842 kali budaya cirebon sejarah artikel
  Parikan tergolong ke dalam kesuastraan lisan yang dalam bahasa Cerbon disebut juga kasusastraan para. Oleh kalangan tertentu, parikan disebut juga Pantun Jawa karena paugeran atau patokan-patokan yang mengikatnya sama dengan pantun dalam bahasa Melayu ataupun dalam kesusatraan Indonesia. Parikan Cerbon adalah parikan yang menggunakan bahasa Cerbon dan digunakan oleh suku Cerbon atau masyarakat yang berada di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Adapun paugeran-paugeran yang mengikat parikan adalah: Parikan Satu Bait dua Baris, maka setiap barisnya terdiri dari dua gatra (anak kalimat) Parikan Satu Bait Empat Baris, maka setiap barisnya hanya mempunyai…
WANGSALAN CERBONAN

WANGSALAN CERBONAN

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 496 kali budaya cirebon sejarah
 PENGERTIAN WANGSALAN Wangsalan adalah jenis sastra yang tidak ada dalam tatanan sastra Melayu ataupun rumpun kesusastraan Indonesia. Jenis sastra ini hanya terdapat dan tersebar di daerah-daerah sepanjang pulau Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Pengguna atau animo masyarakat terhadap jenis sastra ini kini sudah semakin langka, sehingga untuk menghindari kepunahannya dan melestarikannya dibutuhkan campur tangan pemerintah dengan melibatkan dan memberdayakan seniman lokal, peneliti dan pakar-pakar di bidang sastra. Dalam bahasa Sunda wangsalan disebut wawangsalan. Sedangkan dalam bahasa Cerbon dan bahasa Jawa disebut wangsalan. Wangsalan dapat diartikan sebagai ungkapan teka-teki bersanjak, yang persanjakannya (guru swaranya) dapat diketahui setelah…
PORTOFOLIO PRODUK WISATA KOTA CIREBON

PORTOFOLIO PRODUK WISATA KOTA CIREBON

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 325 kali wisata budaya cirebon artikel
    Dilihat dari perspektif kuantitas portofolio sebuah kawasan destinasi pariwisata daerah yang integral, Kota Cirebon sesungguhnya merupakan sebuah kawasan destinasi wisata daerah yang amat terbatas baik dari aspek keragaman maupun dari aspek kuantitas portofolio. Keterbatasan ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor terbatasnya territorial Kota Cirebon yang hanya + 37 km2, sebuah ukuran luas yang amat sempit untuk sebuah Kota yang menargetkan menjadi salah satu Kota metropolitan di Propinsi Jawa Barat pada beberapa tahun mendatang. Selain itu, keterbatasan portofolio produk wisata Kota Cirebon juga akibat dari pengelolaan tata kota pada masa lalu yang…
KELOMPOK PENGANUT ALIRAN BENDAKEREP

KELOMPOK PENGANUT ALIRAN BENDAKEREP

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 229 kali wisata budaya cirebon sejarah artikel
  Kelompok penganut aliran Bendakerep dibentuk dan dipimpin pertama kali oleh Ki Sepuh Soleh yang hidup pada masa penjajahan Belanda awal. Pendirian sekaligus pemimpinan pertama ini dilakukan di Kampung Bendakerep suatu kampung di pinggiran Kota Cirebon, tepatnya di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti. Dan sampai saat ini kelompok ini masih menjadikan Kampung Bendakerep, yaitu tempat dimana kelompok ini lahir, sebagai pusat kegiatan mereka. Mengingat aliran yang mereka anut mendasarkan pada Aliran Ahli Sunah Wal Jamaah atau dikenal dengan Aliran Aswaja maka kelompok ini tergolong ke dalam penganut Aliran Ahli Sunah Wal Jamaah.               …
BLANGKON CIREBON

BLANGKON CIREBON

  April 03,2017   gianto   Dibaca 248 kali wisata budaya khas
             Blangkon adalah tutup kepala tradisional bentuk formal bagi kaum lelaki, masyarakat daerah-daerah di pulau Jawa, khususnya kaum lelaki menakan, yang diperkirakan mulai berkembang sejak abad 18. Blangkon boleh dikatakan bentuk penyempurnaan dari pada tutup kepala yang disebut iket.             Di wilayah Cirebon dan sekitarnya, dahulu iket dijadikan tutup kepala yang sangat penting karena dapat menyimbolkan status masyarakat. Iket merupakan tutup kepala yang tidak hanya digunakan oleh masyarakat pedesaan, tetapi juga masyarakat kratonan, hanya bentuknya berbeda, yaitu dalam bentuk lipatan unik, yang direkayasa sedemikiian rupa, hingga menyerupai bentuk blangkon seperti sekarang. Kemudian dalam perkembangannya disempurnakan, sehingga menjadi tutup…
Menginformasikan Kota Cirebon Melalui Budaya

Menginformasikan Kota Cirebon Melalui Budaya

  Maret 27,2017   gianto   Dibaca 207 kali budaya
               Perkembangan informasi yang begitu pesat pada masyarakat dewasa ini  mendorong tingginya komunikasi melalui beragam media. Kebutuhan informasi yang semula di dapat melalui media arus utama seperti surat kabar, majalah dan radio dalam perkembangannya menemukan bentuk baru dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media sosial. Namun demikian sebuah informasi tidak serta merta memiliki derajat kepentingan yang sama, apalagi jika pesan  yang dikirimkan dalam komunikasi tersebut hanya sebatas percakapan ringan antar personal. Harus ada pesan  kuat yang dapat ditransformasikan agar informasi yang dikomunikasikan memiliki derajat kepentingan yang tinggi dan dapat memberikan dampak efektif seperti yang diharapkan.            …
SULUK CERBON

SULUK CERBON

  Maret 20,2017   gianto   Dibaca 322 kali budaya kesenian cirebon sejarah
Pengertian Suluk      Dalam buku “Sejarah Seni Budaya Jawa Barat I”, terbitan Proyek Pengembangan Media  Kebudayaan, Jakarta, Departemen Pedidikan dan Kebudayaan RI, JAKARTA 1977, dikatakan bahwa suluk adalah buku atau kitab yang menguraikan tentang tasawuf, yang di dalamnya diterangkan bagaimana cara manusia dapat bersatu dengan Tuhannya. Faham ini pada awalnya muncul di daerah Persia. Setelah melalui proses bertahun-tahun akhirnya pengaruh faham ini masuk juga ke Indonesia, khususnya melalui seni sastra. Berdasarkan penelitian para ahli, suluk merupakan jenis kesusastraan periode Islam tertua di Indonesia.  Jenis-jenis Suluk      Dalam perkembangannya suluk…