Tag -cirebon

PERAN KARAWITAN CIREBON DALAM PERSFEKTIF KAJIAN ILMIAH

PERAN KARAWITAN CIREBON DALAM PERSFEKTIF KAJIAN ILMIAH

  April 18,2017   gianto   Dibaca 236 kali cirebon
        Istlah Seni Karawitan         Seni karawitan secara historis diperkenalkan pertamakali sejak tahun 1920-an, yaitu pada saat pertama kali didirikannya sekolah atau kursus menabuh gamelan yang dilakukan secara terbuka untuk masyarakat umum di Surakarta yang bertempat di sebuah museum Radyapustaka yang dikellola langsung oleh pihak keraton Surakarta.   Istilah karawitan  mengalami beberapa pergeseran dan perkembangan, semula pengertian karawitan mencakup beberapa cabang kesenian meliputi seni kanayagan (seni suara), pedalangan, tatah sungging, ukir, tari dan sebagainya. Konon ada kemungkinan hal tersebut dikaitkan dengan istilah karawitan itu sendiri yang berasal dari kata dasarnya rawit yang berarti remit, yang penuh dengan permasalahan…
BATIK MEGA MENDUNG SIMBOL BUDAYA CIREBON

BATIK MEGA MENDUNG SIMBOL BUDAYA CIREBON

  April 18,2017   gianto   Dibaca 272 kali cirebon
  Batik merupakan wujud karya yang sangat luhur dan penuh makna, salah satunya batik motif Mega Mendung . Cirebon adalah kota yang memiliki warisan budaya yang beragam. Salah satunya adalah batik motif Mega Mendung merupakan warisan batik khas Cirebon. Bentuk motif Mega Mendung pada saat sekarang sudah banyak berubah dan dimodifikasi sesuai dengan permintaan pasar diantaranya oleh komunitas perancang busana (fashion designer). Motif Mega Mendung sudah dikombinasi dengan motif-motif bentuk hewan, bunga atau unsur motif lainnya. Dilihat dari segi proses produksi batik Mega Mendung yang dahulunya dikerjakan dengan batik tulis dan batik cap, seiring berkembangnya alat-alat teknologi sekarang…
ASAS PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN

ASAS PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN

  April 18,2017   gianto   Dibaca 317 kali cirebon
  Dewasa ini, sektor pariwisata telah menjelma menjadi salah satu sektor yang paling produktif penghasil devisa bagi Negara, seiring dengan semakin berkembangnya kebutuhan warga dunia akan perjalanan. Daerah-daerah tujuan wisata terpadu dikembangkan diberbagai daerah di Indonesia baik kuantitasnya maupun kualitasnya. Jika sampai pada dekade sembilan puluhan, wisatawan dunia hanya mengenal Bali saja, maka saat ini wisatawan dunia telah mengenal Jogja, Lombok, Manado, Batam, Jakarta, Bandung dan lainnya. Bahkan dalam skala obyek wisata, wisatawan dunia telah mengenal dengan baik Candi Borobudur, Candi Prambanan, Danau Toba, Bunaken, Pantai Senggigi, Tanah Toraja, dan obyek wisata lainnya di Indonesia selain yang ada…
WANDA KEDOK PADA SENI TOPENG CIREBON

WANDA KEDOK PADA SENI TOPENG CIREBON

  Maret 30,2017   gianto   Dibaca 349 kali budaya cirebon khas
                Cirebon sebagai salah satu wilayah ujung timur batas Profinsi Jawa Barat keberadaan kesenian daerah ini begitu banyak memiliki keunikan baik dalam bentuk seni musik, tari, drama maupun seni rupa dan lain-lain.  Semua potensi seni budaya  yang cukup beragam ini keberadaanya dewasa ini dapat dikatakan cukup bervariatif, ada yang berkembang pesat seperti seni Topeng, Wayang, Sandiwara, Lukis Kaca dan lain lain. Disamping itu ada pula jenis kesenian yang kurang dapat berkembang  bahkan eksistensinya sudah tinggal namanya saja.  Keberadaan dan eksistensi kesenian tradisi ini tentu akibat dari berbagai faktor yang melingkupinya seperti tidak adanya sistem pewarisan secara berkelanjutan,…
Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

Dimensi Pluralisme dalam Sejarah Cirebon

  Maret 29,2017   gianto   Dibaca 244 kali budaya cirebon sejarah artikel
             Membicarakan tentang Cirebon tidak bisa dilepaskan dari Kerajaan Cirebon yang dibangun sebagai sebuah negara dengan sejarah panjang dalam proses pembentukannya hingga melahirkan sebuah identitas komunal yang secara formal bersifat inklusif. Beragam warisan budaya yang mengandung nilai-nilai spiritual luhur dilahirkan mengiringi pemikiran dasar tentang Cirebon oleh pendiri kerajaan. Oleh karena itu memahami Cirebon tidak cukup hanya sekedar membaca cerita sejarah secara tekstual atau membaca potensi ekonomi yang didasarkan hanya sekedar pada inventarisasi angka-angka atau statistika belaka. Lebih dari itu pemahaman terhadap Cirebon meliputi segenap aspek yang begitu luas yang di dalamnya terkandung konsepsi tentang nilai-nilai spiritual bagi kemasyarakatan,…
KLENTENG PEMANCAR KESELAMATAN  (KLENTENG WINAON)

KLENTENG PEMANCAR KESELAMATAN (KLENTENG WINAON)

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 162 kali wisata budaya cirebon sejarah
            Klenteng ini terdapat di Jalan Winaon, Keluarahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk. Karena terdapat di jalan itu, klenteng dikenal juga sebagai Klenteng Winaon, berlokasi -6 0 43’ 10.15’’ LS / 108 0 33’ 56.82’’ BT, Jalan Winaon Luas Bangunan dan Luas Lahan masing – masing ± 775 M2 dan ± 800 M2 .            Pada masa lalu, daerah sekitar klenteng ini merupakan kawasan pemukiman penduduk keturunan Tionghoa atau biasa disebut Pecinan. Menurut salah seorang pengurusnya, pada awalnya Klenteng Pemancar Keselamatan berdiri di Jalan Persewaan (sekarang Jl. Kantor). Karena letaknya hanya sekitar 100 M…
VIHARA DEWI WELAS ASIH  (KLENTENG TIAU KAK SIE)

VIHARA DEWI WELAS ASIH (KLENTENG TIAU KAK SIE)

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 195 kali wisata budaya cirebon kepurbakalaan
            Berdasarkan prasasti yang terdapat di ruang depan bangunan utama, klenteng telah mengalami beberapa kali perbaikan tanpa merubah bentuk aslinya, antara lain tahun 1791, 1829, dan 1889. Menurut prasasti tahun 1889, terjadi keganjilan ketika pemugaran yang ketiga kali. Pada masa itu Mayor Tan Tjie She, tokoh Tionghoa dan sekaligus kapitan yang memerintah di Cirebon, melarang klenteng dijadikan tempat judi. Klenteng akhirnya roboh dan rusak, tetapi ada empat tiang yang luput dari kerusakan. Setelah diperbaiki, halilintar menyambar klenteng namun hanya empat tiang itu saja yang mengalami kerusakan. Pemugaran selanjutnya dilaksanakan pengurus klenteng.             Semula nama Klenteng Dewi…
PETILASAN SUNAN KALIJAGA CIREBON

PETILASAN SUNAN KALIJAGA CIREBON

  Maret 27,2017   gianto   Dibaca 214 kali wisata cirebon sejarah
         Bangunan Petilasan Kalijaga yang oleh penduduk setempat disebut Pesarean (tempat peristirahatan) berdiri diatas areal   ± 20.000 M2. Bangunan ini berbentuk huruf L dan terdiri atas terbagi 3 ruangan. Ruangan Pertama merupakan tempat bagi para peziarah (Pintu Bacem). Ruang Kedua merupakan tempat beberapa makam kuno, dan Ruang Ketiga merupakan bekas tempat tidur Sunan Kalijaga yang ditutup dengan kelambu. Pada sebelah barat bangunan terdapat makam pengikut dan kerabat Sunan Kalijaga. Situs ini ditutup oleh Kuta Kosod (susunan bata merah) setinggi ± 120 cm dan tebal ± 90 cm. Menurut cerita rakyat, pesarean ini dibangun oleh cicit Sunan…
FENOMENA WISATA ZIARAH

FENOMENA WISATA ZIARAH

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 161 kali wisata cirebon sejarah
               Wisata Ziarah ke tempat – tempat yang dianggap suci memiliki tujuan memaknai diri didalam mengasah dimensi spiritualitas. Hal tersebut dilakukan melalui penghayatan terhadap nilai historis – teologis yang tergambar dalam artifak dan peninggalan sejarah yang mampu “berbicara” menyentuh kedalam dimensi spiritual pengunjungnya. Wisata ziarah juga memfasiltasi seseorang untuk merasakan sesuatu yang baru, berbeda dan bermakna serta menambah “kekuatan” dari tiap – tiap tempat yang dikunjunginya.             Pada mulanya ziarah hanyalah sekedar mengunjungi tempat – tempat suci untuk berdo’a dan menjalani ritual lainnya. Namun lambat laun ketika orang mulai berduyun – duyun disetiap kesempatan (…
PETILASAN PANGERAN ATAS ANGIN

PETILASAN PANGERAN ATAS ANGIN

  Maret 28,2017   gianto   Dibaca 646 kali wisata cirebon sejarah artikel
  Petilasan ini sesungguhnya tempat pesinggahan  sementara Pangeran Atas Angin. Yakni pesinggahan saat setelah ia kalah tanding dengan Mbah Kuwu. Kuburan sebenarnya tidak ada karena kuburannya di desa Megu dibangun masjid. Dan karena menjadi tempat pesinggahan saat setelah kalah tanding ini, ada yang menjuluki tempat ini sebagai petapakan, yaitu Petapakan Pangeran Atas Angin.  Diceritakan Pangeran Atas Angin perang tanding dengan Mbah Kuwu. Dalam perang itu Pangeran Atas Angin terdesak. Di saat yang kritis ini ia kemudian berlari menuju ke Kepompongan.  Maksudnya menuju tempat itu tidak lain untuk menceburkan diri ke selokan dengan maksud untuk mendapatkan kejayaan.…